Duh, gini nih kalo udah ada parai seru pasti jadi bahasan blog sepabola ini.. Partai final liga champions kemarin yang menghasilkan Barcelona sebagai juara memang tak begitu seperti yang diidamkan setiap orang.. terjadi anti klimaks permainan MU yang membuat mereka seperti terlihat sedang diajari bermain sepakbola yang benar oleh anak anak Pep Guardiola..
Barcelona memang pantas disebut sebagai the real champions, walaupun MU bermain di standar terbaik mereka, saya yakin akan Barcelona masih akan memenangi pertandingan.. Gaya permainan menyerang Barcelona dengan memanfaatkan ball possesion memang lebih unggul dari kick n rush MU..
Ehm, yang mau coba bahas di sini bukan lagi untuk mereview partai final liga champions melainkan sedikit analisa dari jalannya pertandingan dan mungkin yang terakhir untuk artikel final liga champions..
Pertama, MU sebenarnya sudah cukup bagus saat mereka mencoba mengambil inisiatif serangan, walau CR7 terlalu selfish
^ beuh bahasanya… Hingga membuat Guardiola harus turun dari bench dan mulai mengintruksikan anak asuhnya untuk merebut bola dan menguasai lapangan tengah.. Nah, di sini hebatnya anak anak catalan, mereka mampu mencerna instruksi dari Pep dan dengan sekali merebut bola dan juga sekali melakukan tendangan ke gawang langsung berbuah gol.. Bandingkan dengan MU yang sudah melakukan 5 buah tendangan..
Mulai dari gol pertama permainan MU mulai goyah.. Mereka kesulitan untuk mengimbangi lini tengah Barcelona.. Di sini kesalahan Ferguson, gak tau apa fergie lupa kalo Barca memiliki lini tengah yang saat ini bisa dianggap terbaik di dunia.. Fergie memaksakan debut Park Ji Sung di partai final.. Dan memasang Ryan Giggs di tengah bersama Anderson dan Carick.. Tak bisa bermainnya Fletcher memang sepertinya sebuah kerugian besar..
Sepanjang babak pertama, lini tengah MU tak mampu mengimbangi lini tengah Barca, sehingga selalu memanfaatkan umpan jauh ke CR7 atau ke Rooney.. Sebenarnya, taktik ini bagus sekali, Fergie memanfaatkan absennya Abidal dan Dani Alves.. Namun, apa daya, bek pengganti mampu mengemban tugas dengan baik.. Puyol berhasil mematikan Rooney dan Sylvinho mengimbangi Park Ji Sung..
Mungkin seharusnya jika Fergie memasang Park Ji Sung, yang ada di tengah seharusnya Carrick, Scholes dan Tevez sebagai penyerang lubang.. Scholes dapat mengacaukan aliran bola anak anak Barca di lini tengah walau sedikit, seperti terlihat saat Scholes masuk menggantikan Giggs.. Jadi sepertinya benar kalau CR7 harus mengkritik strategi Fergie, tapi tak harus melalui media..
Yang menjadi kejutan adalah suksesnya Puyol menggantikan peran Alves, baik saat menyerang maupun bertahan hingga membuat frustasi Rooney dan CR7.. Justru mungkin kalau Alves yang bermain tak akan sebaik Puyol.. tapi, siapa yang tahu, bola itu bundar, dan di dunia ini ada yang namanya takdir.. Barcelona ditakdirkan menjadi the Real Champions tahun ini..

Foto kemenangan Barcelona
© 2009, arikaka. All rights reserved.













masih kesel sama barca… tahun depan kita liat lagi difinal MU lawan siapa ya heheh
yoki´s last blog post..Cerpenista: Gotong Royong Nulis Cerpen Online